Pesawat yang Tak Mau Terbang Tanpa Pak Harish
Ada banyak kisah
yang menginspirasi dalam hidup. Tapi yang satu ini terasa begitu dekat dengan
langit, seperti ada tangan Tuhan yang langsung turun tangan menjawab doa
seorang hamba yang bersungguh-sungguh. Namanya Pak Harish, seorang jamaah haji
asal India. Ia telah menanti bertahun-tahun untuk menunaikan rukun Islam
kelima. Tapi ujian datang justru di saat terakhir—visa dan surat terbangnya
bermasalah. Rombongannya telah dipanggil naik ke pesawat, tapi dia tertinggal.
Entah karena prosedur atau kelalaian teknis, ia tidak ikut terbang bersama
rombongan.
Namun Pak Harish
tidak pulang. Ia tetap duduk di bandara. Menanti. Berdoa. Meyakini bahwa
hatinya yang ingin ke Tanah Suci tak mungkin ditinggalkan begitu saja oleh
Allah. Hatinya teguh: “Aku harus ke Saudi, aku yakin akan berangkat.”
Di langit,
pesawat yang ditumpangi rombongan Pak Harish mengalami gangguan. Pilot
memutuskan untuk kembali ke bandara. Mekanik pun memeriksa armada. Tidak ada
masalah. Mesin baik-baik saja. Mereka coba lagi. Tapi pesawat kembali gagal
menembus langit. Pilot merasakan ada yang “salah”, meskipun alat tidak
menunjukkannya.
Lalu muncullah
suara dari pilot, “Jemput Pak Harish tadi.” Ya, pilot tahu dan mengingat bahwa
ada satu nama yang tertinggal. Dan anehnya, pesawat seperti tidak diizinkan
terbang sebelum satu nama itu ikut serta.
Dan benar saja,
setelah Pak Harish dibawa kembali ke dalam pesawat, tak ada lagi gangguan.
Mesin berjalan sempurna. Pesawat terbang mulus menuju Tanah Suci.
Apa sebenarnya
yang terjadi?
Itulah kuasa
Allah. Doa yang tulus, keinginan yang jujur, dan niat ibadah yang murni bisa
menggetarkan langit. Bahkan sebuah pesawat tak bisa terbang sebelum membawa
hamba yang dikehendaki-Nya. Bukan karena kekuatan logika, tapi karena cinta
Allah pada hamba-Nya yang yakin dan berserah.
Kadang kita
lupa, bahwa dalam dunia yang begitu sibuk dan teknologis ini, Tuhan tetap
bekerja dalam diam. Mengatur ulang langit dan bumi hanya demi satu jiwa yang
percaya. Dan kisah ini jadi saksi: tak ada yang mustahil bagi Allah, bila
seorang hamba bersungguh-sungguh dalam doa. []



Komentar
Posting Komentar